blogger, youtuber, kaskuser, internetpreneur

Minggu, 29 Januari 2017

Sejak menjadi mahasiswa dan bersosialisasi di lingkungan kampus, istilah 'ngaret' merupakan hal yang paling umum didengar. Janjian jam 9 untuk kerja kelompok, mulainya jam 10 atau bahkan jam 11. Benar-benar kebiasaan yang sangat lumrah ada di Indonesia. Semuanya berubah saat masuk dunia kerja, terutama bekerja di perusahaan asing. Saya banyak belajar tentang kedisiplinan. Misalnya saja orang jepang, biasanya mereka sudah datanng sebelum pertemuan dimulai. Bahkan 10-20 menit sebelum waktu yang ditentukan, semua persiapan sudah dipersiapkan dengan matang, keren kan?

Melihat kebiasaan orang-orang asing tentang kedisiplinan waktu, saya punya teori kalau sebenarnya tepat  waktu itu cuma soal kebiasaan saja. Tinggal dilakukan berkali-kali nantinya secara otomatis akan dilakukan tanpa persiapan dan tanpa terbebani. Jadi kalau sudah terbiasa semuanya dilakukan dengan mudah.

Jujur saja, saya ini bukan orang yang selalu tepat waktu, bukan rajanya tepat waktu. Tapi merasakan kebiasaan tepat waktu ini ada baiknya dishare kepada teman-teman sekalian. Semoga membantu

1. Sadari dulu bahwa Ngaret itu bikin repot

Dulu waktu masih jadi mahasiswa mungkin ngaret adalah hal yang wajar. Tapi kalau sudah dunia profesional bahkan di industri kreatif sekalipun, ngaret itu  adalah benih dari bencana. Bisa dibilang ngaret itu indikator kalau rencana selanjutnya akan jadi berantakan. Jadi tahap awal untuk menjadi tepat waktu adalah dengan 'sadar'. Sadar kalau ngaret tidak baik, bikin repot, bikin rugi.

2. Bisa menghitung Estimasi Waktu

Misalnya mempunyai janji di Bogor jam 11, perjalanan dari Depok ke Bogor naik kereta listrik itu memakan waktu +/- 1 jam. Maka hitung estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi. Perhitungkan juga segala kemungkinan yang ada seperti macet jalanan Bogor dan sebagainya. Bisa dilihat dari video di bawah ini.


3. Ingatkan orang lain beberapa waktu sebelum bertemu

Ini juga terkadang penting, karena tidak selalu orang yang kita ajak janjian juga  tepat waktu. Untuk berjaga-jaga dan menghindari kesalahan jadwal, ada baiknya saling mengingatkan. Hanya saja, jangan terlalu menyebalkan untuk mengingatkan orang lain setiap saat. Banyak orang yang merasa tidak nyaman dihubungi setiap waktu hanya untuk diingatkan jadwal bertemu. Cukup dengan intensitas yang wajar saja.

Itulah sedikit tips dari saya, semoga tips ini bermanfaat bagi Anda yang ingin menjadi pribadi yang lebih tepat waktu.

Sabtu, 28 Januari 2017

Bagi Kalian yang mempunyai mimpi yang sangat besar (mendekati mustahil sekalipun), dan merasa mimpi tersebut sulit sekali diwujudkan, saya punya solusinya. Solusi ini diadaptasikan dari konsep MVP yang terkenal (MVP kepanjangannya Minimum Viable Product)

Caranya  adalah dengan membagi impian besar tersebut menjadi tujuan-tujuan kecil yang mudah dicapai. Ringkasnya, dimulai dengan mewujudkan mimpi kecil yang mudah. Biarpun kecil, asalkan tetap mengarah pada tujuan besarnya tentu lebih mudah untuk dilalui. lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini


Kira-kira seperti ini:
Misalnya kamu mempunyai mimpi membuat mobil mewah. Jadi bagilah menjadi tujuan-tujuan kecil terlebih dahulu. Ya misalnya  saja seperti ini:

Dimulai dengan membuat skateboard diawal,
lanjut lagi ke mekanisme yang agak rumit seperti skuter/ otoped
Nah, selanjutnya bikin yang lebih besar seperti sepeda
Mulai dipasang mesin biar jadi sepeda motor
baru deh dari semua experience, bisa membuat mobil yang kamu impikan

Pasti lebih sulit kalau tiba-tiba harus membuat mobil mewah tapi belum mengetahui konsepnya. Akan lebih baik kalau kamu belajar dengan membuat otoped, mengetahui konsep dasar tentang kendaraan. Membuat motor,  memahami dan mendalami tentang mesin di kendaraan, daan seterusnya. Tiba saat nantinya kamu ingin membuat sebuah mobil, karena semua pengalaman dan konsep dasarnya sudah didapat, maka tidak sulit untuk mencapainya.

Oleh karena itu, pikirkan hal yang simpel terlebih dahulu. Buat dalami konsep dasar yang bisa kamu kuasai. Kalau satu tujuan kecil dicapai, lanjutkan ke tujuan kecil tingkat selanjutnya.

Terlalu memaksakan Impian yang sangat besar malah membuat kamu mudah menyerah. Dimulai dari yang paling simpel, lalu semakin lama sedikit demi sedikit mendekati tujuan akhirnya.

Jumat, 27 Januari 2017





Kita selalu bermimpi bisa mengubah dunia saat muda. Karena gelora muda selalu berdasar pada hal yang klise: 'perbedaan'. Namun seiring dengan berjalannya waktu menjadi tua, perbedaan menjadi hal yang sulit dibuat. Mimpi semakin sulit diraih. Semuanya serba serupa, semuanya serba 'sama'.

Ada yang bermimpi menjadi musisi. Melakukan tour keliling dunia, jadi terkenal. Bahkan ada yang bermimpi membuat bisnis sendiri untuk menyelasaikan masalah besar di masyarakat. Banyak sekali mimpi yang bertujuan positif untuk perubahan, ide super besar.

Merubah dunia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi seharusnya hal itu tidak menjadi halangan untuk meraih mimpimu. Berikut sedikit tips agar kamu bisa melai mengejar mimpimu. Simak ketujuh cara dibawah ini.

1. Perjalananmu akan sangat sulit, tetapi semuanya setimpal dengan hasilnya. Jangan Menyerah

Man Holding on RopSengaja dibahas diawal, namun bukan untuk membuatmu patah semangat. Ini agar kamu mempersiapkan diri menghadapi kesulitan yang ada. Akan saaangat sulit mencapainya, lebih sulit dari yang pernah dibayangkan. Banyak yang dikorbankan, terutama waktumu. Waktu dihabiskan untuk menjalani berbagai kegagalan berkali-kali. Dan berkali-kali pula kamu akan berusaha menyerah.

Pesan ini klise, tapi memang sangat manjur. "Jangan Menyerah". Karena harapan yang begitu besar tidak dapat dicapai dengan waktu yang singkat. Kerja keras adalah salah satu kuncinya. Waktu memang banyak terpakai, tapi semua tidak akan sia-sia kalau kamu tidak menyerah.

2. Hal besar selalu disusun dari beberapa hal kecil

Free stock photo of stairs, man, person, walkingYup, merubah dunia tidak seecepat yang kamu kira. Namun  semuanya bisa dicapai dengan mewujudkan pencapaian-pencapaian kecil. Menyusun berbagai pencapaian kecil inilah yang akan mengantarkanmu pada mimpi yang besar.

Contoh saja, jika kamu megikuti acara sosial atau program amal. Acara ini tentu dapat membuat banyak orang terlibat dan memerlukan organisasi yang  baik. Dalam hal ini, sekalipun kamu terlibat  dalam hal kecil di dalam acara, tetapi memberikan dampak terhadap keberhasilan acara secara luas. Jadi tindakan yang kamu buat berbengaruh besar terhadap banyak hal.

3. Enjoy dengan mimpimu, jangan jadikan beban


Mimpi seharusnya adalah sesuatu  yang membuatmu bersemangat, semakin fokus, bukannya merasa terbebani. Percuma saja jika kamu terlalu stress dan merasa kesulitan mencapainya. Jadi carilah keadaan yang membuatmu enjoy dalam menjalani mimpimu. Lalu, pertahankan mood ini di setiap  waktu.

4. Fokus pada satu hal, serakah hanya membuatmu semakin stress

Pentingnya untuk menentukan tujuanmu di awal, apa  yang menjadi fokus kamu untuk dicapai. Setap langkah yang diambil selalu dihubungkan dengan tujuan awal ini. Misalnya saja saat membuat suatu startup, visi dan misi adalah hal yang utama. Setelah waktu berlalu dan perusahaan semakin berkembang, sebaiknya segala kegiatan tetap fokus pada visi dan misi perusahaan di awal.

Tujuan utama meruapakan nyawa dari rencanamu. Fokus pada pembaharuan prosesnya tanpa melenceng dari tujuan utamamu. Jangan lupa, tujuan utama sebaiknya realistis agar mudah direncanakan dan diwujudkan.

5. Umumkan mimpimu dan diskusikan dengan orang lain

Halangan terbesar yang harus dilalui salah satunya adalah menyampaikan ide-ide dan mimpimu ke orang lain. Karena membuat mereka yakin dan percaya pada suatu ide merupakan tantangan tersendiri. hal ini penting, bukan untuk orang lain, namun untuk kepercayaan diri sendiri. Semakin sering kamu menyampaikan ke orang lain secara berulang, semakin kuat motivasi yang kamu punya. Yakinlah bahwa kamu memang bisa dan sanggup mewujudkannya. Semakin sering, sekain banyak kemungkinan kamu menemukan orang yang  setuju dengan impianmu.

6. Jangan hiraukan apa yang orang lain pikirkan tentangmu

Terlalu terobsesi tentang apa yang orang lain pikirkan cuma membuang waktu dan energi. Cukup mendengarkan motivasi dan kritik positif, lalu fokus pada mimpimu. Yang sedang kamu kejar adalah mimpimu sendiri bukan? atau mimpi orang lain? coba kamu pikirkan lagi.

7. Masalah adalah indikatormu untuk berinovasi

Dengan memperhatikan kesalahan yang terjadi, dan mencari solusi agar bejalan lebih baik, merupakan dasar terjadinya suatu inovasii. Daripada memikirkan perubahan yang tidak perlu, lebih baik mencari masalah yang terjadi. Karena masalah yang diselesaikan dapat memberikan akselerasi untuk mencapai mimpimu dengan lebih cepat.